Wednesday, January 6, 2016

Museum Tekstil


Kalau denger nama Museum ini pasti kalo Traveler yang hobbynya fashion, seorang perancang busana atau hobby fotografi, Museum ini pasti tidak asing ditelinga para Traveler. Museum yang terletak di Jalan K.S. Tubun No.2-4 Jakarta Barat ini adalah Museum yang berisi berbagai macam koleksi kerajinan tekstil yang ada di Indonesia.

Sejarah singkat


Gedung Museum ini awalnya merupakan sebuah Landhuis (villa) yang dibangun pada abad ke 19 oleh salah seorang warga Perancis yang tinggal di Batavia. Kemudian dibeli oleh Sayed Abdul Aziz Al Kazimi, konsul Turki di Batavia. Lalu pada tahun 1942 dijual lagi kepada Dr. Karel Christian Crucq. Pada masa Revolusi Fisik tahun 1945 berubah fungsi sebagai Markas Besar Barisan Keamanan Rakyat (BKR). Di tahun 1947 menjadi milik Lie Sion Pin yang kemudian olehnya dikontrakkan kepada Department Sosial RI dan diubah menjadi sebuah Panti Jompo yang akhirnya oleh Department Sosial dibeli pada tahun 1952.

Pada tahun 1972 ditetapkan sebagai bangunan bersejarah yang dilindungi oleh undang-undang & pada tahun 1975 diserahkan oleh Department Sosial RI kepada Pemda DKI Jakarta untuk bangunan Museum kemudian pada tahun 1976 diresmikan sebagai Museum Tekstil oleh Istri mantan Presiden RI ke 2 yaitu Ibu Tien Soeharto.

Inside The Museum

Museum ini terdiri dari beberapa gedung yang terletak terpisah-pisah. Gedung utama yang pertama kali Traveler kunjungi berisi berbagai macam koleksi tenun dari daerah Timor Tengah, NTT, Lautem & Timor Leste. Koleksinya sendiri terdiri dari Tais, Lau Racikia dan lain-lain.

Lobby di gedung utama
Koleksi kain tenun dari Timor
Koleksi kain tenun dari Timor









Koleksi kain tenun dari Timor
Setelah melihat koleksi berbagai macam tenun dari NTT & kepulauan sekitarnya, Traveler akan melihat sebuah taman yang bernama Taman Pewarna Alam. Taman ini sendiri diberi nama taman pewarna alam dikarenakan di taman ini berisi berbagai macam tumbuh-tumbuhan alam yang biasa digunakan sebagai pewarna alami kain.

Taman Pewarna Alam
Tidak jauh dari Taman Pewarna Alam, Traveler bisa melihat sebuah ruangan yang bernama Ruang Pengenalan Wastra. Ruangan ini menampilkan koleksi alat tenun dari berbagai daerah di Indonesia seperti Lombok NTB, Sumba Timur NTT & Tuban Jawa Timur serta berbagai informasi mengenai bahan baku serta proses pembuatan kain tradisional Indonesia seperti proses pembuatan Tenun Ikat. Ruangan ini juga memberi kesempatan kepada Traveler untuk mencoba mengoprasikan alat tenun dari berbagai daerah yang ada di Indonesia.


Ruang pengenalan wastra
Alat tenun Lombok NTB
Alat tenun Sumba Timur NTT


Alat tenun Tuban Jawa Timur
Dari Ruang Pengenalan Wastra, Traveler akan menuju ke taman belakang dimana di taman tersebut terdapat sebuah pendopo yang bernama Pendopo Batik. Di dalam pendopo ini, berbagai macam pelatihan digelar. Pelatihan batik adalah salah satu pelatihan yang paling diminati oleh para pengunjung museum. Selain pelatihan batik, tersedia juga kursus pewarna alam, ikat celup, aplikasi manik-manik, silk painting, sulam dan kreasi mencipta motif kain di atas gerabah. Untuk mengikuti pelatihan ini, Traveler bisa menanyakan langsung ke pihak museum untuk keterangan lebih lanjut.


Pendopo Batik
Tempat Pelatihan Batik
Tidak jauh dari pendopo batik, terdapat sebuah kebun kecil yang bernama Kebun Tanaman Serat kebun tersebut berisi berbagai macam tumbuhan Apotik Hidup (tumbuhan obat-obatan).


Kebun Tanaman Serat
Dari Kebun Tanaman Serat, saat nya traveler menikmati koleksi museum tekstil berikutnya yaitu koleksi batik yang terdapat di Galeri Batik. Galeri ini diresmikan pada tanggal 2 Oktober 2010 dalam rangka meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kain batik. Galeri yang dikelola langsung oleh Yayasan Batik Indonesia ini sendiri berisi berbagai macam koleksi batik yang terdapat di Indonesia seperti batik dari Sumatera, Jawa barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur. Selain berbagai koleksi kain batik, terdapat pula bahan perwana batik alami, motif-motif cap batik, tata cara proses membatik dan berbagai macam interior-interior yang bermotif batik seperti tempat tidur, furniture, topeng & wayang golek. 


Gedung Galeri Batik
Galeri Batik
Bahan Pewarna Alami
Motif-motif Cap Batik










Proses pembuatan Batik
Topeng dari Batik
Wayang Golek panji












Tempat Tidur Batik
Furniture Batik
FYI Museum ini juga memiliki fasilitas seperti Perpustakaan, Auditorium, Ruang perawatan kain, Cafe Batik & Toko Museum yang menjual berbagai macam cinderamata berupa kain, busana, aksesoris, peralatan batik dan buku-buku tentang wastra (tekstil).


Toko Museum
Cafe Museum

Jam Buka & Harga Tiket 

Museum ini Buka dari hari Selasa sampai Minggu dari jam 09.00-15.00. untuk hari Senin & hari libur besar museum ini tutup. 

Harga tiket: 

Dewasa: Rp. 5.000 
Mahasiswa: Rp. 3.000
Anak-Anak: Rp. 2.000 

Untuk rombongan Min. 20 orang :
Dewasa: Rp. 3.750
Mahasiswa: Rp. 2.250 
Anak-Anak: Rp. 1.500 

Untuk kursus Batik:

Turis Lokal: Rp. 40.000
Turis Asing: Rp. 75.000

Akses menuju ke sana


Sebenarnya gampang banget untuk menuju kesini kalau Traveler menggunakan Kereta. Patokannya adalah Traveler turun di Stasiun Tanah Abang. Dari sini, Traveler keluar dari stasiun & ikuti jalan setapak ke arah kanan sampai nanti Traveler bertemu dengan pertigaan. Di pertigaan Traveler menuju kanan menyebrangi sungai & sampe deh di Museum Tekstil (untuk jaraknya yah tergantung Traveler sih anggepannya jauh apa ngak kalo gw pribadi sih kayak dari Museum Nasional ke Museum Prasasti jadi jauh ngak deket juga ngak ^_^). Kalo Traveler Menggunakan kendaraan umum, berikut beberapa kendaraan umu yang bisa Traveler gunakan:

Jakarta Timur:

Mayasari Bhakti 507
PPD 916
Mayasari Bhakti P.16
KOPAJA 502

Jakarta Barat:

KOPAJA P.16
Metromini B.91
KOPAJA B.95

Jakarta Selatan:

KOPAJA S.802
KOPAJA P.19
Metromini S.640
- KOPAJA S.608

Jakarta Utara:

Mayasari Bhakti P.14
KOPAJA P.19
Mikrolet M.08
Mikrolet M.10

Yah walaupun Museum ini hanya berisi berbagai macam kain & bahan tekstil, namun museum ini enak juga kok dikunjungi karena memiliki taman yang indah & pas buat yang hobby foto-foto atau mungkin yang suka relax sambil baca-baca. So...letsgo2 museum tekstil yuks.

Monday, December 14, 2015

Museum Serangga & Kupu-Kupu


Kalau dari namanya pasti Traveler sudah tau ini Museum apa. Museum yang terletak di kawasan Taman Mini ini adalah Museum yang bertemakan serangga & kupu-kupu. Di museum ini kita bisa mempelajari sejarah dari serangga & kupu-kupu beserta jenis-jenisnya yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia dari sabang sampai merauke.

Inside The Museum

Sesuai dengan namanya, Museum ini memiliki koleksi berbagai macam serangga yang ada di Indonesia. Pada saat masuk lobby Museum, Traveler akan melihat sebuah lukisan yang terbuat dari berbagai macam kumbang yang ada di Indonesia serta sebuah peta penyebaran serangga Indonesia dimana di peta tersebut menjelaskan mengenai berbagai macam serangga yang ada di Indonesia beserta daerah dimana serangga tersebut ditemukan serta jenis serangga yang di temukan di daerah tersebut.

Lobby Museum
Peta Serangga Indonesia
Dari lobby Museum sekarang saatnya kita melihat koleksi pertama dari Museum ini yaitu Serangga. Koleksi serangga yang ada di Museum ini bermacam-macam mulai dari Serangga hutan sampai serangga yang ada di lingkungan sekitar kita. Koleksi serangganya antara lain seperti capung, belalang, lipas atau lebih kita kenal dengan nama kecoa, berbagai macam kumbang, kepik, lebah dan lain-lain. Di tempat ini kita juga bisa mengetahui berbagai macam serangga beserta tempat habitatnya seperti di persawahan atau di hutan yang ada di Indonesia.

Ruangan Koleksi serangga
Ketam Kenari
Kumbang Gitar









Berbagai macam jenis kumbang badak
berbagai macam jenis kumbang
Berbagai macam jenis kepik











Xylocopidae berbentuk tulisan Museum Serangga TMII
Dari koleksi serangga sekarang saatnya Traveler melihat koleksi kupu-kupu. Sama seperti di lobby utama, di ruangan ini juga terdapat peta penyebaran kupu-kupu di Indonesia. Untuk koleksi kupu-kupunya cukup beragam, disini kita bisa melihat berbagai macam jenis kupu-kupu mulai dari kupu-kupu indah, pieridae & danaidae dan lain-lainnya. Selain itu juga ada berbagai macam jenis kupu-kupu berdasarkan tempatnya seperti kupu-kupu Bantimurung & kupu-kupu yang berada di pekarangan.

Ruangan koleksi Kupu-kupu
Peta Kupu-kupu Indonesia
Koleksi berbagai jenis Kupu-kupu
Setelah melihat berbagai macam koleksi kupu-kupu, saatnya Traveler melihat secara langsung kupu-kupu tersebut berterbangan di Taman Kupu-kupu. Di taman ini, Traveler bisa melihat berbagai macam species kupu-kupu berterbangan di dalam taman ini. Tapi ingat, traveler tidak boleh menangkap atau menganggu kupu-kupu yang ada di dalam taman ini yah ^_^.

Taman Kupu-kupu
Taman Kupu-kupu
Taman Kupu-kupu











Sembari menuju pintu keluar, Traveler akan melihat sebuah kandang kecil yang didalamnya terdapat seekor kancil. Yups, kancil yang pintar & suka mencuri timun pak tani ini juga merupakan salah satu koleksi dari museum ini (yah walaupun ngak nyambung ^_^;). Selain itu juga terdapat kandang kepompong yang berisi kepompong kupu-kupu.

Kandang Kepompong
Jam Buka & Harga Tiket

Museum ini buka dari hari Senin sampai dengan Minggu & hari besar dari jam 08.30-18.00.

Harga Tiket: Rp. 25.000 (sudah termasuk dengan Aquarium Air Tawar)

FYI, museum ini juga menyiapkan jasa bimbingan umum dalam mempelajari kehidupan serangga, Ruang audio visual, layanan kepustakaan dan bimbingan praktek untuk penangkaran & pelestarian serangga.

Akses menuju ke sana


Untuk Ke Museum ini Traveler bisa melihat di artikel Museum Indonesia, karena museum ini satu komplek dengan Museum Indonesia yaitu di TMII.

So...mau mempelajari tentang serangga & kupu-kupu..?? yuk main ke museum ini.

Saturday, November 28, 2015

Jakarta Museum Tour Guide (English)

Do you want to have different experience going to Museum in Jakarta...??? Maybe need company or guide to going there...??? Or you don't know how to get there cause you don't know the address...???  
Come on & Joint Jakarta Museum Tour which this tour will bring Traveler to visit several museums in Jakarta who wished to visit in a different way (on street & public transport not with a personal or rental car) Some of the package are:

-TMII (Indonesia Miniature in Park) package, consist of three package:

1. Low Package: Rp. 60.000/orang

2. Middle Package: RP. 75.000/orang

3. High Package: Rp. 80.000/orang

The equation of all package is Traveler visit Three Museum, The different is only depend of the package which that Traveler take

Old town Package (kota tua): Rp. 60.000/orang

Because in Old Town there are many museum, So Traveler only can pick Three Museum only (For Museum Bahari get charge Rp. 8.000/orang)

-Central Jakarta Package 1: Rp. 60.000/orang

Central Jakarta Package 1 consists of Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Museum Nasional, Museum Taman Prasasti & Monas

-Central Jakarta Package 2: Rp. 60.000/orang

Central Jakarta Package consists of Museum Kebangkitan Nasional, Museum M.H Thamrin, Gedung Sumpah Pemuda & Gedung Joang 45 (Maks. 3 That traveler could visit)

-South Jakarta Package: Rp. 60.000

South Jakarta Package consists of Museum Polri & Satria Mandala

The price above not including lunch. Only Museum ticket, Train Ticket & Public Transportation (The price & visiting hour of museum can change depending the situation & condition)

Tour open at Tuesday to Saturday & National Holiday and the schedule can also changed as there for some reason (Not all museum open on National Holiday so maybe Traveler can check first which one of the museum that open on National Holiday)

So...Interested..?? if you Interested and wanna give it try you can contact on:

Rifky: 087883418318 (Phone/WA)

           D3B6F17B (BBM)
       
Or can send email to: letsgo2museum@gmail.com 

Meeting Point: Sudirman Station

Payment only cash

Note: For cancellation please confirmed at least one day before the visiting day

My English not to good but not that bad at all so i will try my best to guide you all ^_^



This is me ^_^

Monday, November 2, 2015

Akuarium Air Tawar


Memang sih untuk tempat yang satu ini bukan dikategorikan sebagai sebuah museum, Tapi ngak ada salahnya dong kalo kita coba untuk kunjungi. Berdiri di tepian danau buatan & terletak di area Taman Mini ini adalah sebuah gedung akuarium yang menyimpan berbagai macam koleksi aneka biota air tawar.

Inside The Museum

Sebelum masuk ke gedung akuarium, Traveler melewati sebuah jembatan yang dibawahnya terdapat danau luas yang berisi berbagai macam ikan mas berbagai warna.

Danau Ikan Mas
Setelah melewati jembatan dan masuk kedalam Lobby, Traveler akan melihat sebuah aquarium yang berbentuk seperti sebuah lorong yang didalamnya terdapat berbagai macam ikan air tawar yang bisa Traveler lihat didalam aquarium yang berbentuk seperti sebuah lorong.

Lobby Museum
Aquarium Lorong
Setelah melewati aquarium berbentuk seperti lorong, Traveler akan melihat sebuah lorong kecil yang didalamnya terdapat Ruangan Kerabat Gurame yang berisi berbagai macam jenis Ikan Gurame yang ada di dunia. Setelah melewati lorong gurame, Traveler akan memasuki ruang pertama yang memiliki koleksi ikan-ikan air tawar dari berbagai jenis mulai dari Ikan Giant Arapaima, Ikan Paru Paru, Doradid Coklat, Ikan Huso, Ikan Dayung Amerika dan lain-lainnya. Oh iya tidak jauh dari ruangan ini terdapat sebuah ruangan Fish SPA.

Ruang Pertama
Aquarium Gurame
Aquarium Giant Arapaima
Fish SPA
Dari ruang awal, sekarang kita menuju ke ruangan yang dibuat seperti sebuah hutan. Ruangan ini dinamakan Ruang Peragaan Ekosistem Sungai. Sesuai dengan namanya ruangan ini berbentuk seperti sebuah sungai lengkap dengan bebatuan, tumbuh-tumbuhan sungai, ikan-ikan sungai & air terjun yang mengalir dari atas kebawah.

Peragaan ekosistem sungai
Peragaan ekosistem sungai
Dari ruang peragaan ekosistem sungai, Traveler akan memasuki lorong gelap yang berisi berbagai macam koleksi aquarium ikan air tawar mulai dari ikan macan, belida, ikan buta, ikan dolar perak, ikan piranha dan lain-lainnya. Tidak jauh dari lorong gelap, Traveler akan melihat sebuah kolam yang dinamakan Kolam Jamah. Disini Traveler bisa berinteraksi langsung dengan ikan-ikan yang ada di kolam tersebut (tapi jangan dibawa pulang yah ^_^;).

Lorong pertama
Aquarium Ikan Buta
Aquarium Ikan Dollar Perak










Aquarium Ikan Piranha
Kolam Jamah
Tidak jauh dari lorong aquarium pertama, Traveler akan melihat kembali sebuah peragaan yang diberi nama lahan basah Indonesia. Disini, Traveler akan melihat gambaran sebuah hutan basah yang tersebar di Indonesia termasuk ikan-ikan & tumbuhan yang ada didalamnya.

Peragaan alam basah Indonesia
Ruangan berikutnya adalah Ruangan Teater 4D & Ruangan Aquarium Nusantara. Ruangan Teater 4D adalah ruangan yang menampilkan film 4 dimensi yang berhubungan dengan dunia perikanan sedangkan ruangan aquarium Nusantara adalah ruangan yang menyimpan berbagai koleksi ikan-ikan yang ada di seluruh Indonesia dari sabang sampai merauke mulai dari Barbus dari Sumatera, Betok dari Jakarta, Pelangi dari Papua Barat dan lain-lainnya. Oh iya di ruangan ini juga terdapat aquarium pari motoro & belut listrik.

Aquarium Nusantara
Aquarium Pari Motoro
Aquarium Belut Listrik










Ruangan Teater 4D
Dari ruangan aquarium nusantara & teater 4D, ruangan berikutnya adalah lorong aquarium ke dua & peragaan kolam budi daya yang isinya hampir sama dengan ruangan sebelumnya dengan koleksi yang berbeda seperti bawal air tawar, patin albino, ikan pelangi dan lain-lain. Dan di ujung ruangan ini terdapat sebuah toko souvenir yang menjual berbagai macam ikan hias & barang-barang yang berhubungan dengan akuarium air tawar.

Kolam Budi Daya
Aquarium Bawal Air Tawar
Aquarium Leopard Tiger









Aquarium Patin Albino
Toko Souvenir
Jam Buka & Harga Tiket

Museum ini buka dari hari Senin sampai dengan Minggu & hari besar dari jam 08.30-18.00.

Harga Tiket: Rp. 25.000 (sudah termasuk dengan Museum Serangga)

Selain itu, Akuarium Air Tawar juga memiliki berbagai acara khusus seperti pemberian makan pada beberapa akuarium & juga disediakan pakan untuk ikan yang bisa Traveler berikan kepada ikan yang ada di danau museum (lumayan buat menghilangkan stress ^_^).

Pakan Ikan
Akses menuju ke sana


Untuk Ke Museum ini Traveler bisa melihat di artikel Museum Indonesia, karena akuarium ini satu komplek dengan Museum Indonesia yaitu di TMII.

Yuk kita belajar mengenal biota air tawar di Akuarium Air Tawar Taman Mini